miftahuli11s's blog

Just another weblog

Bersahabat dengan Ular

September26

TEMPO Interaktif, Makassar-Saat berdiskusi bersama beberapa temannya di rumah kontrakan di Jalan Batua Raya, Makassar, tutur kata pria itu terdengar lembut. Kesan ini sungguh berbeda dengan hobinya sebagai penakluk ular. Dalam diskusi itu, Yayan, nama si pria, memberikan trik menjinakkan hewan melata itu.

Bersahabat dengan ular bukan perkara mudah. Dibutuhkan kesabaran dan ketelitian dalam mengenali karakter ular,” katanya.

Kamar kontrakan Yayan, yang berukuran 5 x 4 meter, juga dihuni oleh 12 ular. Ukurannya beragam, dari seukuran jari tangan hingga sebesar tiang listrik. Jenisnya juga beragam. Ada ular python molurus yang diberi nama Dino, python molurus dwarf yang diberi nama Putri, python reticulatus yang bernama Nino, dan jenis cobra. Panjangnya berkisar 30 sentimeter hingga delapan meter.

Dalam kamar itu juga terdapat 12 benda mirip akuarium, yang merupakan tempat tinggal peliharaan Yayan, dengan ketinggian setengah hingga dua meter. Di dalamnya terdapat serbuk kayu yang dijadikan sebagai kasur ular. “Kulit atau serbuk itu berfungsi sebagai pelembap karena ular menyukai tempat yang lembap. Proses interaksinya harus dilakukan setiap saat. Hanya butuh waktu dua sampai tiga pekan, ular pasti jinak,” kata Yayan, lulusan Pesantren At-Taqwa, Bekasi.

Yayan mengeluarkan biaya Rp 200 ribu per bulan untuk memenuhi kebutuhan peliharaannya. Kebutuhan ular, misalnya, antiseptik untuk mencegah kuman, kepala ayam, anak ayam, dan tikus putih. “Agar hubungan ular dan manusia sehat, saya kasih makan yang bersih,” katanya. Makanan tersebut, kata dia, mengandung lemak dan kalsium yang menyehatkan dan membuat kulit ular menjadi cerah.

Dalam sebulan, Yayan bisa menjual hingga 18 ular di Makassar dan Pulau Jawa. “Sebenarnya penjualan ini bukan bersifat komersial, melainkan ingin memperluas pencinta ular di Makassar,” katanya. Yayan tak menjual induk ular demi pengembangbiakan. Seekor ular yang sedang berahi dicirikan dengan tingkah laku ular yang mengangkat ekor dan mengeluarkan alat kelaminnya. Biasanya ular, baik jantan maupun betina, lebih malas makan.

Yayan mulai bersahabat dengan ular pada 1996, yakni saat bersekolah di pesantren. Di Makassar, ia memiliki 18 kawan pencinta ular yang sering berkumpul di Losari. Saat pindah dari Bekasi ke Makassar, mantan Manajer M Club itu kembali menekuni hobinya memelihara ular. Hal itu diawali ketika ia melihat sekelompok orang di Antang yang menangkap ular untuk dikuliti. “Saya langsung melarangnya. Saya menawarkan uang Rp 200 ribu, lalu ular itu saya bawa pulang,” katanya.

Biasanya Yayan dan teman-teman berburu ular sampai ke Konawe, Sulawesi Tenggara. “Ular Makassar, khususnya daerah Selayar, banyak diincar oleh orang luar Sulawesi, misalnya, dari Sumatera dan Jawa. Karena warna kulitnya cerah dan motifnya menarik,” katanya. Read the rest of this entry »

posted under the other | No Comments »

Hayat Jarang di Rumah

September26

CIREBON, KOMPAS.com- Hayat (23), salah satu buron bom Cirebon yang kini diduga terlibat dalam peledakan bom di Solo pada Minggu (26/9/2011), dikenal oleh tetangganya di Desa Plumbon, RT 19 RW 07, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, sebagai orang yang pendiam dan misterius. Dia sering kali bahkan tidak di rumah.

“Orangnya diam tak pernah bertegur sapa. Saya juga kurang paham kegiatannya sehari-hari. Dia sering pulang malam, setelah pukul 18.00,” kata Ketua RT 19 Elly Ermawati, Senin (26/9/2011). Read the rest of this entry »

posted under berita | No Comments »

Hello world!

September26

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!

posted under the other | 1 Comment »